One Man's Trash is Another Man's Treasure

[Italy Trip] #7 – The Path of Illumination

Walaupun gue bukan die hard fan-nya Dan Brown, gue selalu suka baca buku-buku karangannya dia. Simply karena alur ceritanya menarik, gaya ceritanya pas di gue, dan cara dia mendeskripsikan suatu tempat itu kayaknya ‘real’ banget.

Sebelom berangkat ke Rome, gue sempet browsing lokasi-lokasi yang ada di buku Angels & Demons-nya Dan Brown. Gue sih bayanginnya seru aja gitu bisa liat langsung lokasi yang sebelomnya cuma bisa gue bayangin dan liat di film. Ternyata banyak banget sites yang nulis tentang ‘Path of Illumination”. Bahkan ada walking tour-nya segala *gasp*.

Sayangnya karena gue kesana tujuannya untuk conference, jam jalan-jalannya jadi musti nyesuain sama jam conference. Jadi gue mutusin untuk jalan sendiri aja. Dan tempatnya juga gak harus urut. Sesempetnya aja.

So, let me take you for a tour….

“From Santi’s earthly tomb with demon’s hole, ‘Cross Rome the mystic elements unfold. The path of light is laid, the sacred test, Let angels guide you on your lofty quest”

1st Stop: Pantheon

Tempat pertama yang dikunjungin Langdon & Vittoria untuk menyelamatkan Cardinal-Cardinal yang diculik, dan ternyata salah tempat#‎pukpukLangdon. Santi’s earthly tomb taunya bukan di Pantheon, melainkan di sebuah gereja dekat Piazza del Papolo.

Pertama kalinya gue ke Pantheon, gue terlambat 30 menit dan Pantheon-nya udah tutup. Akhirnya gue balik lagi besokannya buat ngeliat bagian dalamnya dan Raphael’s tomb. Dan ternyata emang dalemnya tuh megah banget deh. Apalagi kalo ngeliat Oculus-nya. Langsung berasa jadi dwarf, hihihihihihihi.

10703660_10152503370504495_1853602842745770182_n

10686948_10152503370499495_2792479343706154068_n

* Nearest Metro: Errrr….nggak ada, huahahhaha. Tapi bisa jalan dari Castel Sant’ Angelo, atau turun di Barberini (A) trus jalan ke Trevi Fountain dan lanjut ke Piazza Navona & Pantheon.

2nd Stop: Church of St. Maria del Popolo

First altar of science – Earth. Di dalam gereja ini ada Chigi Chapel dan demons hole tempat Cardinal pertama ditemukan terkubur setengah badan dengan ambigram “EARTH” di dadanya.

Lokasi gereja-nya nyempil di pojokan. Hampir aja ketuker sama 2 bangunan kembar di belakang obelisk Piazza del Popolo, hahahahahaa.

Kayaknya emang typical gereja-gereja di Eropa kali ya. Dalam 1 gereja itu banyak banget chapel-nya. Dan si dodol ini nggak ngeh, trus kebingungan sendiri nyariin Chigi Chapel, dan dengan o’onnya jalan nunduk buat nyariin Demon’s hole di lantai gereja #Toyor. Ternyata di depan pintu gereja ada denah chapelnya dong, huahhahahahaha. Pas giliran mo masuk lagi buat liat-liat, eh diminta keluar karena gereja-nya mo ditutup. Aaaaakkkgh…..gue belom liat Chigi Chapelnyaaaaaa. SEBEL.

10703876_10152503370529495_6371965114750976928_n

10689435_10152503370684495_6636985694774156238_n

* Nearest Metro: Flaminio (A/FC3)

3rd Stop: St. Peter’s Square

Second altar of science – Wind. Di dekat obelisk yang ada ditengah-tengah square gue bisa melihat lambang angin. Harusnya ada 8 lambang, yang gue liat cuma 1 di lantai dekat obelisk yang nggak ketutupan kursi. Gak ambil foto juga, soalnya posisinya jauh dibelakang barikade yang dibuat untuk Papal audience. Disini, Cardinal kedua ditemukan sekarat dengan lubang tusukan di paru-parunya dan ambigram “AIR”.

10710889_10152503370494495_8712098352626610279_n

* Nearest Metro: Ottaviano (A)

4th Stop: St. Maria della Vittoria

Third altar of science – Fire. Waktu gue sampai kesini, lampu gereja semua udah padam dan kita diminta keluar oleh Pastor. Belom juga sempet ngapa-ngapain, hahahahha. Padahal kesitunya aja perjuangan banget. Udah mana ujan, lupa bawa payung, dingin….eh, cuma bisa liat pintunya. Akhirnya cuma melongo aja diluar. Di gereja ini, Cardinal ketiga ditemukan tergantung dengan api dibawahnya dan ambigram “FIRE” di dadanya. Walaupun kali ini Langdon & Vittoria datang tepat waktu, mereka gagal menyelamatkan Cardinal. To make thing worse, Vittoria diculik oleh Hassasin.

1656066_10152503370539495_1266322469989315232_n

10425897_10152503370679495_2984627309999785485_n

* Nearest Metro: Repubblica (A)

5th Stop: Piazza Navona

Fourth altar of science – Water. Disini gue sempat bingung. Kalau menurut cerita, tempatnya kan agak sepi ya. Padahal aslinya ya…udah malem pun tetep RAME! Nggak mungkin banget deh ada yang datang pake van dan nyemplungin orang ke Fountain of Four Rivers tanpa ketauan. Iya! Gue terlalu menghayati ceritanya sampe sok-sokan bikin analisa mungkin gak mungkin, hahahahahah *digaplok Dan Brown*. Cardinal keempat yang ditenggelamkan disini juga gagal diselamatkan Langdon. Cardinal Baggia meninggal dengan ambigram “WATER” di dadanya.

10382154_10152503370694495_8799488422220088249_n

By the way, jangan lupa masuk ke gereja yang ada disitu, Sant’ Agnese in Agone. Ini gerejanya baguuuuuus banget.

* Nearest Metro: Senasib lah ini sama Pantheon…

6th Stop: Castel Sant’ Angelo

The Illuminati Lair. Castel Sant’ Angelo ini bentuknya bundar, dengan dinding kotak disekelilingnya dan dikelilingi lagi oleh taman berbentuk bintang. Cek google map buat liat bentuknya. Diatas Castel ada patung malaikat dengan pedang yang mengarah kebawah, seolah menandakan lokasi. Disini Langdon berhasil menyelamatkan Vittoria dan menemukan Ill Passetto, lorong yang menghubungkan Castel Sant’ Angelo dengan Vatikan.

10405622_10152503370859495_3136820844786264379_n

* Nearest Metro: Ottaviano (A)

Last Stop: Vatican – St. Peter’s Basilica

Yup! The Path of Illumination berawal dan berakhir di Vatican.

Untuk masuk ke Basilica ini gue ngantri dari jam 7 pagi. Emang udah paling bener deh lo kesana pagi-pagi. Udara masih sejuk, antrian pendek, dan bisa dengerin choir nyanyi untuk misa di salah satu Chapel.

Kaki gue rasanya lemes begitu gue masuk Basilica. Saking megahnya sampe bikin gue mo nangis *iyah, cengeng banget deh gue, hahahahahah*. Gue sempet tanya gimana caranya ikut misa. Tapi security-nya galak-galaaaaak. Semua patung, sculpture, chapel, bahkan PINTU aja bikin gue melongo saking bagusnya.

photo 2 (5)

Gue sempet berdoa di  Chapel of the Blessed Sacrament. Lumayan lama duduk diem doang sebelom akhirnya mulai doa. Dan entah kenapa, begitu gue mulai doa, air mata gue keluar gak berenti. Hadeeeeeeeeeh….ini lagi mo khusuk doa malah jadi srat-srot-srat-srot nyedot ingus -__-“. Begitu selesai, gue sukses keluar chapel dengan muka bengep, hahahahahahah.

Abis itu gue langsung naik ke Cupola (dome-nya Basilica). Ada 2 options, naik tangga doang, apa separo lift-separo tangga. Jelas lah ya gue milih yang mana. Ternyata ya, tangga naik ke Cupola itu SUPER ngehek. Lewat deh segala tangga ngehek didunia. Udah mana KECIL *cuma muat 1 orang*, posisinya agak miring, trus kanan kirinya TEMBOK. Berasa jadi tikus tanah. Untungnya di belakang gue kosong. Jadi kadang-kadang gue berenti sebentar ngumpulin napas yang kececer. Kalo misalnya rame ya…Pasti gue bikin macet deh tuh, hahahahahahha.

Tapiiiiiii….perjuangan gue bener-bener kebayar begitu nyampe diatas. Baguuuuus deh pemandangannya.

photo 1 (4)

*trus abis itu inget kalo musti turun lagi lewat tangga yang sama disisi satunya. MEH*

Kayak yang gue bilang diawal, gue sendiri ngunjunginnya nggak ngikutin rute dalam buku. Tergantung mana yang lebih dekat dengan posisi gue saat itu. Kalo mau dijalanin seharian dengan urut sih bisa. Cuma kayaknya bakal ledes itu kaki, hihihihihhi.

Kalo ada yang mau coba juga, saran gue ya, take it easy dan nikmati setiap tempat yang dikunjungi. 

Enjoy the path!!



7 thoughts on “[Italy Trip] #7 – The Path of Illumination”

Leave a comment :)


%d bloggers like this: